Selayang Pandang

Komunitas Sant Egidio adalah suatu komunitas kaum awan Katolik yang dibentuk di kota Roma pada tahun 1968 setelah konsili vatikan II. Saat ini komunitas tersebar di lebih dari 70 negara dan mempunyai 50 ribu angota dengan spiritualitas dan spirit yang sama yang mencirikan Sant Egidio, yaitu:
Doa: merupakan pusat dan bagian esensial dari kehidupan komunitas
Pengkomunikasian injil: merupakan jantung kehidupan komunitas
Solidaritas pada yang miskin: menjadi tenaga sukarela dalam semangat evangelisasi gereja. “Gereja bagi semua terutama yang miskin” (Paus Yohanes XXIII)
Ekumenisme: hidup bersahabat berdoa dan mencari kesatuan Kristen di seluruh dunia, dialog cara damai dan kerjasama antar agama dan juga cara hidup untuk menyelesaikan konflik.
Komunitas di Indonesia lahir melalui persahabatan dengan salah satu anggota komunitas Sant’Egidio di Roma. Di Indonesia komunitas pertama kali lahir pada tahun 19901di Padang, kemudian 1993 di Pekanbaru, 1996 di Jakarta, 2001 di Duri, Yogyakarta dan Kefamenanu, 2003 di Atambua dan Kupang, dan 2005 di Medan dan Nias.

Kontak: 03808029221 (Carolus Dengi), 085239290125 (Agus Tokan), 081353701865 (Yosefin Desni)